Kabar jurnal nasional.com||
PATI - Hujan intensitas tinggi yang mendera Kabupaten Pati berakibat datangnya bencana banjir. Banjir tersebut tampak merusak sejumlah infrastruktur, termasuk tanggul yang berada di tepi aliran sungai viral.
Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, Widyotomo Kusdiyanto menjabarkan lokasi tanggul yang mengalami kerusakan ada 7 titik. Semua ini diakibatkan adanya banjir bandang yang deras datang beberapa waktu lalu.
"Kemarin ada beberapa lokasi tanggul jebol seperti di Bulumanis Kidul, dan beberapa tanggul di Margoyoso. Kemudian ada di Ngurenrejo, Ngurensiti, Pagerharjo, mungkin total ada sekitar 7 sampai 8 tanggul yang mengalami kerusakan," ujarnya, Rabu 4 Februari 2026.
Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati dalam hal menangani tanggul ini berlangsung cepat lantaran sifatnya darurat. DPUTR Kabupaten Pati pun melakukan perbaikan secara manual untuk menangani tanggul yang jebol.
Widyo menerangkan jika perbaikan dilakukan secara semi permanen. Pihaknya menambal tanggul yang jebol dengan karung berisi pasir, tanah, dan genteng, serta diberi penguat berupa trucuk bambu.
"Sistem perbaikan pakai karung berisi pasir, tanah, genteng, dan trucuk bambu. Masih manual, belum permanen karena sifatnya darurat, kita pakai itu," paparnya.
Ia mengungkapkan perbaikan infrastruktur tanggul rusak akibat banjir bandang di Kabupaten Pati diambilkan dari dana Biaya Tidak Terduga (BTT). BTT itu dialokasikan untuk memperbaiki sarana dan prasarana yang urgensinya tinggi untuk ditangani. (Red)
Tags
pemerintahan